Tribun Bisnis | Nilai Dollar Amerika Yang Kian Membumbung Tinggi Terhadap Rupiah

oleh
Nilai Dollar Amerika Yang Kian Membumbung Tinggi Terhadap Rupiah

Tribun Bisnis | Nilai Dollar Amerika Yang Kian Membumbung Tinggi Terhadap Rupiah – Nilai Dollar Amerika Yang Kian Membumbung Tinggi Terhadap Rupiah. Nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp13.893 terhadap dolar AS dalam kurs spot pada Jumat malam.

Sementara itu, spot rate interbank spot (Jisdor) Jakarta mengutip mata uang Indonesia di Rp13.804 terhadap dolar AS, menurun 0,78 persen dibandingkan dengan Rp13.778 pada hari Kamis.Tribun Hari Ini

Analis Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra mengatakan bahwa melemahnya mata uang Indonesia telah dipicu oleh ekspektasi kenaikan Federal Fund Rate.Tribun News

Itu juga disebabkan oleh sejumlah indikator optimis di AS, termasuk peningkatan dalam penjualan ritel, tambahnya.Tribun Sport

“Harapan tentang Fed Fund Rate telah pulih setelah melemah karena sentimen perang perdagangan dan konflik geopolitik,” kata PutuTribun Otomotif

Kondisi ekonomi AS juga telah memicu spekulasi bahwa Federal Reserve akan meningkatkan tingkat referensi tiga kali tahun ini, kata Putu.Berita Hari Ini

Dia, bagaimanapun, tidak mengabaikan kemungkinan bahwa faktor teknis mungkin juga menekan nilai rupiah terhadap dolar AS.Berita Terkini

Putu tidak percaya ada faktor domestik yang berkontribusi pada melemahnya rupiah karena ekonomi solid, seperti yang ditunjukkan oleh surplus perdagangan yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) awal pekan ini dan peningkatan peringkat kredit oleh Moody’s ’.Berita Terbaru

Bank Indonesia tidak melihat risiko pelemahan rupiah menjadi 15.000 terhadap dolar AS seperti yang diperkirakan oleh lembaga pemeringkat Global Standard & Poor (S & P).

“Kami tidak melihat risiko dari sisi nilai tukar [rupiah] jika kami mempertimbangkan kondisi fundamental ekonomi saat ini,” kata kepala departemen manajemen keuangan BI Doddy Zulverdi di Jakarta pada hari Rabu.

Sebelumnya, analis utama S & P untuk Indonesia dan Malaysia Xavier Jean menekankan bahwa depresiasi rupiah terhadap Rp 15.000 per dolar AS adalah tingkat yang harus diperhatikan. “Investor merasa bahwa Rp 15.000 adalah tingkat psikologis di luar yang mereka tidak dapat terus beroperasi,” tambahnya.

Dari sisi domestik, kondisi makroekonomi Indonesia cukup kuat untuk mendukung rupiah terhadap dolar AS, kata Doddy.

Dia mengatakan bank sentral telah melihat tren penguatan rupiah minggu ini.

Dia mengatakan fluktuasi rupiah baru-baru ini murni disebabkan oleh faktor eksternal, terutama perkiraan bahwa Federal Reserve akan meningkatkan suku bunga untuk keempat kalinya.

Namun, ia menambahkan, sentimen global mulai mereda, membantu nilai tukar rupiah menguat.

Dinamika politik global Presiden Donald Trump yang ingin bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un juga menambah sentimen positif terhadap rupiah.

“Jika itu [pertemuan] terjadi, itu akan [lebih] membantu meringankan tekanan terhadap rupiah,” tambah Doddy.

Nilai Dollar Amerika Yang Kian Membumbung Tinggi Terhadap Rupiah

Tentang Penulis: Tribun Hari Ini

Gambar Gravatar
Tribun Hari Ini | Berita tribunnews di tribunhariini.com menyajikan berita terkini Indonesia meliputi dunia olahraga, sepakbola dan gaya hidup selebritis.