Tribun News | Status Gunung Merapi Di Tingkatkan Kembali Setelah Terjadi Erupsi

oleh
Status Gunung Merapi Di Tingkatkan Kembali Setelah Terjadi Erupsi

Tribun News | Status Gunung Merapi Di Tingkatkan Kembali Setelah Terjadi Erupsi – Status Gunung Merapi Di Tingkatkan Kembali Setelah Terjadi Erupsi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah meningkatkan status siaga Gunung Merapi di Magelang, Jawa Tengah, dari normal ke hati-hati, tingkat tertinggi ketiga.

Pusat meningkatkan status pada jam 9 malam. pada hari Senin setelah serangkaian letusan freatik, diikuti oleh gempa tektonik.

Pihak berwenang meminta warga untuk mempersiapkan evakuasi dan meminta pengunjung, termasuk pejalan kaki, untuk menjauh dari daerah yang mungkin terkena dampak aktivitas gunung berapi Merapi.Tribun Hari Ini

“Orang-orang harus mengosongkan dan menghindari kegiatan apa pun dalam radius 3 kilometer dari puncak Merapi,” kata kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi untuk Badan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida pada Senin malam.

Setiap aktivitas di sekitar kawah, termasuk hiking, harus dihindari kecuali untuk penyelidikan gunung berapi, kata Hanik.Tribun News

PVMBG mencatat empat freatik erupsi sejak Senin pagi.

Aktivitas vulkanik yang semakin meningkat dimulai pada Senin pagi sekitar pukul 1:25 ketika terjadi letusan freatik yang berlangsung selama 19 menit, memuntahkan abu vulkanik setinggi 700 meter ke langit.Tribun Sport

Enam jam kemudian, pada pukul 9:38 pagi terjadi letusan freatik lainnya, memuntahkan abu vulkanik yang mencapai hingga 1.200 meter.

Satu lagi terjadi sekitar jam 5:50 sore. berlangsung tiga menit. Yang keempat dimuntahkan pada jam 1:47 pagi pada hari Selasa pagi selama tiga menit dan mencapai 3.500 meter. Ada 10 erupsi freatik di Mt. Merapi sejak 2010.Berita Terkini

Dinas Bencana Mendesak Kewaspadaan Setelah Terjadi Letusan Kedua Merapi

Penelitian dan Pengembangan Teknologi untuk Badan Geologi Bencana (BPPTKG) telah meminta warga yang tinggal di dekat Gunung Merapi di Magelang, Jawa Tengah, untuk tetap waspada setelah serangkaian letusan freatik baru-baru ini.Berita Hari Ini

Dua letusan freatik tercatat lagi di Mt. Merapi pada hari Senin, menyebabkan abu jatuh di daerah sekitar gunung berapi 2.968 meter.

“Letusan freatik terjadi pada 1:25 pagi dan 9:38 pagi,” kata kepala BPPTKG Hanik Humaida kepada The Jakarta Post pada hari Senin.Berita Terbaru

Badan itu mencatat bahwa letusan pertama berlangsung sekitar 19 menit dan memuntahkan kolom asap 700 m ke langit. Sementara itu, letusan kedua hanya berlangsung 6 menit tetapi merilis kolom asap 1.200 m.

Hanik mengatakan letusan freatik disebabkan ketika air bawah tanah bersentuhan dengan lahar dari Mt. Merapi, menyebabkan uap super panas yang menembus kubahnya.

“Tingkat siaga untuk Mt.Merapi tetap normal,” kata Hanik.

Erupsi freatik sebelumnya terjadi pada 11 Mei, menyebabkan abu terang jatuh di Yogyakarta dan sekitarnya. Dengan letusan terbaru hari ini, Mt. Merapi telah mengalami sembilan letusan freatik sejak 2010.Tribun Wow

Dalam diskusi pada hari Minggu, BPPTKG Mt. Kepala divisi Merapi Agus Budi Santoso mengatakan letusan freatik memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah dan warga untuk mempersiapkan kemungkinan letusan magmatik.

“Letusan freatik ini bukanlah tanda bahwa letusan magmatik akan terjadi. Yang harus diperhatikan orang adalah interval setelah letusan besar Merapi pada 2010, ”katanya.Tribunners

Kata Budi. Merapi telah tidur selama delapan tahun sejak meletus pada tahun 2010. Menurut catatan sejarahnya, Merapi meletus 11 tahun setelah letusan 1872 dan sembilan tahun setelah letusan besar pada 1930.

Agus mengatakan letusan tahun 2010 mirip dengan letusan tahun 1872 dan 1930.

Status Gunung Merapi Di Tingkatkan Kembali Setelah Terjadi Erupsi

Tentang Penulis: Tribun Hari Ini

Gambar Gravatar
Tribun Hari Ini | Berita tribunnews di tribunhariini.com menyajikan berita terkini Indonesia meliputi dunia olahraga, sepakbola dan gaya hidup selebritis.